TriAn BozAan

7M

Ketika Roda Berputar

IndoPrix, Seri IV, Balipat-Binuang, Kalimantan Selatan
2009-08-07 23:19:06

2735indoprix-gt-1.jpgDua tahun lalu, mungkin tidak pernah terlintas di pikiran bahwa pembalap yang berasal luar Jawa akan menang di serial perhelatan kejuaraan IndoPrix (IP). Apalagi sampai memimpin klasemen event yang disebut sebagai puncak road race underbone di Indonesia.

Nyatanya roda telah berputar. Setelah empat seri IP, di kelas IP2-125 cc, tak sekalipun pembalap asal Jawa memuncaki klasemen. Malah kini H. Yudhistira dari Kalimantan Selatan sukses mengoleksi poin terbanyak. Ia berpeluang jadi juara nasional IP2009.

Hasil ini membuat Bambang Gunardi, salah satu petinggi IndoSpeed, promotor IP, yang juga salah satu pencetus balapan ini, tersenyum manis selama seri IV yang digelar di sirkuit Balipat-Binuang, Kalimantan Selatan, Sabtu-Minggu (1-2/8) lalu.2736indoprix-yudhistira-gt-2.jpg

Mungkin beliau mulai merasakan hasil perjuangannya memeratakan peta rider nasional mulai berbuah. Mengingat IP mengadu pembalap terbaik dari hasil penyaringan di kejurnas region atau yang lebih dikenal sebagai MotoPrix (MP).

“Jangan bilang karena saya. Masih banyak orang lain yang berperan di balapan ini. Tapi harus jujur diakui, dengan memutar balap ke IndoPrix di setiap daerah yang punya sirkuit permanen, dan mengambil pembalap terbaik dari tiap region dari kejuaraan MotoPrix, akhirnya bisa melahirkan pembalap luar Jawa yang skilnya setara Jawa. Dan khusus Yudhis, dia mengingatkan kita pada Doni Tata. Yudhis masih muda dan prestasinya sudah bagus meski bersaing dengan pembalap senior,” papar pria yang juga berkiprah di dunia balap Internasional itu.

Wajar saja jika Bambang berbangga. Tapi, jangan cepat terlena. Kita harus disadari juga, mungkin terlalu cepat jika dikatakan skil pembalap luar Jawa sudah menyamai kemampuan teknis joki asal Jawa.

2737indoprix-hadi-wijaya-gt-3.jpgMulai dari Rey Ratukore yang sukses mengangkangi puncak klasemen selama tiga seri IP. Memang Rey sukses menang di Sentul. Namun kemenangannya belum menunjukkan skil asli pemuda asal Nusa Tenggara Timur. Ada yang bilang itu karena spesifikasi motor Supra X 125 tunggangannya klop banget dengan karakter Sentul.

Bisa dibuktikan dengan sukses Kawasaki Blitz 110 atau Athlete 125 yang tipikal sasisnya mirip Supra X 125. Ketiga motor ini berjaya di Sentul yang punya trek panjang. Dan dengan hasil kerja keras mekanik, mesin motor Honda dan Kawasaki itu perkasa di Sentul.

Dengan modal menang dan dapat poin besar di Sentul, Rey memimpin klasemen selama tiga putaran. Rey tidak ikut seri berikutnya lantaran ia hanya turun sebagai wild-card. Jadi kemampuannya belum terbukti di sirkuit kecil seperti Kenjeran dan Balipat.

Nah, di ronde ke-4 kemarin, giliran H. Yudhistira yang menggeser Rey. Khusus Yudhis, sapaan joki tim HRVRT BGM-HBM IRC ini, ada beda sedikit dibanding Rey. Yudhis konsisten meraih poin selama ikut di IP 2009. Hanya satu race ia kehilangan poin. Yaitu pada race kedua seri III di Kenjeran, Surabaya. Ia sekali naik podium di Sentul. Dan langsung merajalela di ‘kandangnya’, sirkuit Balipat.

“Memang saya punya kesempatan latihan lebih banyak di sini. Tapi semua juga pernah punya pengalaman di sini,” ungkap joki tim HRVRT BGM-HGM IRC itu. Yudhis jadi berpeluang besar juara nasional, karena seri kelima pun digelar di Balipat pada November nanti. Jika penampilannya seperti sekarang, besar kemungkinan ia menjadi yang terbaik di IP1 dan IP2.

Kenapa begitu? Coba kita buka catatan lain, di Balipat kemarin, Yudhis meninggalkan rivalnya sampai 8 detik di belakangnya. Suatu hal yang fenomenal mengingat musim ini, IP masih diikuti dua juara bertahannya, M. Fadli dan Hokky Krisdianto. “Yudhi memang bagus. Kalau tidak, mustahil catatan waktunya bisa konsisten. Dia juga bagus di IP1-110. Itu bukti lagi. Sementara harus diakui, kita yang mundur,” jujur Fadli yang juara IP 2007 yang membela tim Suzuki IRC U Mild AHRS.

Benar juga jika pembalap Jawa mengalami kemunduran. Itu jelas jika menilik catatan rekor best-lap di Balipat yang dicetak tahun lalu masih bertahan. Meski Yudhis unggul jauh, best-lap pemuda 16 tahun ini di IP1 masih kalah 0,9 detik dari rekor Hadi Wijaya di atas Suzuki Smash yang dicetak tahun lalu 1 menit 16,418 detik. Sementara di IP2, best-lap Yudhis pun masih kalah 0,4 detik dari rekor Hadi di atas Shogun dengan 1 menit 16,418 detik.

Pengakuan Fadli bisa jadi pegangan untuk menilai progres pembalap luar Jawa. Apalagi jika melihat aksi pembalap luar jawa lainnya. Sebut saja Fitriansyah Kete, yang juga asal Kalimantan, persisnya Kalimantan Timur. Tercecer di Sentul, joki tim Yamaha Lanay Jaya Racing Team itu mengilap di Kenjeran dan Balipat. “Keuntungan kita bisa ikut balap bareng para senior. Lagipula kita punya kesempatan balap di sirkuit yang benar untuk road race,” bilang Kete yang di daerahnya punya sirkuit Kalan, Samarinda.

Sekarang kita coba tanyakan pada Hadi Wijaya. Dia satu lagi wakil Kalimantan, tepatnya Kalimantan Barat. Memang, joki yang kini membela tim Kawasaki Elf IRC NHK Rextor Manual itu sudah malang melintang di banyak event di Jawa. Namun, dia juga produk asal luar Jawa. Meski Kalimantan Barat tidak punya sirkuit permanen, toh Hadi bisa bersinar.

“Sebenarnya, kita juga bisa tampil maksimal kalau ikut di tim besar. Atau, jika dapat motor yang bagus, mekanik yang bagus dan dukungan dana yang cukup. Yudhistira punya semua itu. Makanya potensi dia langsung tergali,” papar Hadi yang kemarin keteteran karena Kawasaki Blitz-nya sulit diajak bermanuver di 13 tikungan sirkuit Balipat.

Sementara, pembalap Jawa? Mereka cuma punya Sentul dan Kenjeran yang masih sering dipakai untuk latihan dan balap. Sisanya, lebih banyak berkutat di pasar senggol alias trek dadakan. Jadi nggak aneh jika saat ini roda berputar. Saatnya pembalap luar Jawa menguasai pentas road race Tanah Air.

HASIL LOMBA

IP1-110cc
1. H. Yudhistira (33) Kalsel HRVRT BGM-HBM IRC Jupiter-
2. Owie Nurhuda (21) Jabar Suzuki Top 1 BRT SHC FDR Chia-Felix Smash
3. Florianus Roy (92) DIY Yamaha TDR Indoparts FDR Yonk Jaya Jupiter-Z
4. M. Fadli (162) DKI Suzuki IRC U Mild AHRS Shogun
5. Hadi Wijaya (7) Kalbar Kawasaki Elf IRC NHK Rextor M-Tech Blitz
6. Sigit P. D. (63) DIY Yamaha TDR Indoparts FDR Yonk Jaya Jupiter-Z
7. Fitriansyah Kete (93) Kaltim Yamaha Lanay Jaya Racing Team Jupiter-Z
8. Wahyu Widodo (16) Jabar Suzuki IRC U Mild AHRS Shogun
9. Denny Triyugo (96) Jatim Yamaha Petronas FDR Star Racing Jupiter-Z
10. Irwan Ardiansyah (75) DIY Yamaha Evalube FDR Rextor GRM Jupiter-Z

IP2-125cc
1. H. Yudhistira (33) Kalsel HRVRT BGM-HBM IRC Jupiter-Z
2. Owie Nurhuda (21) Jabar Suzuki Top 1 BRT SHC FDR Chia-Felix Smash
3. Hadi Wijaya (7) Kalbar Kawasaki Elf IRC NHK Rextor M-Tech Blitz
4. Florianus Roy (92) DIY Yamaha TDR Indoparts FDR Yonk Jaya Jupiter-Z
5. Fitriansyah Kete (93) Kaltim Yamaha Lanay Jaya Racing Team Jupiter-Z
6. Shandy Ramadani (11) Kalsel HRVRT BGM-HBM IRC Jupiter-Z
7. Hokky Krisdianto (57) DIY Yamaha Petronas FDR Star Racing Jupiter-Z
8. M. Fadli (162) DKI Suzuki IRC U Mild AHRS Shogun
9. Wahyu Widodo (16) Jabar Suzuki IRC U Mild AHRS Shogun
10. Diya Udud (69) Kalsel Hart BAM Surya Utama Jupiter-Z

KLASEMEN SEMENTARA

IP1-110cc
1. Hokky Krisdianto (57) 120
2. Yudhistira (33) 103
3. Owie Nurhuda (21) 88
4. Hadi Wijaya (7) 87
5. Sigit P. D. (63) 83

IP2-125cc
1. H. Yudhistira (33) 102
2. Denny Triyugo (96) 92
3. Rey Ratukore (22) 86
4. Hokky Krisdianto (57) 84
5. Hadi Wijaya (7) 70

Penulis/Foto : Aries/GT

sumber: motorplus-online

15/08/2009 - Posted by | road race | ,

2 Komentar »

  1. kmaha atuh ieu teeh hese ningan

    Komentar oleh sany | 14/09/2009 | Balas

    • wah… bhasanya g tw atuh teh…
      gmn dunK? d trjmaHin DumZ…
      heheHehe….

      Komentar oleh hpqu | 15/09/2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: